Rabu, 09 November 2016

Wanita Pecandu Sastra


   
 ~Halloo Sahabat Sastra~

-Jika puisi adalah Pelangi Rindu maka Akulah Puisi itu dan Engkaulah Pelangi Rinduku-

Kembali lagi dengan Gue ( Maya Rismayanti) atau biasa dipanggil Putri Mayes.Kali ini Gue bukan nge-Blog tentang Puisi, Drama ataupun Cerpen. Tapi rupa rupa bakal ditulis disini.  Cuma mau sedikit berbagi Motivasi kecil.

~ Jangan lupa follow dulu @mayarismayanti_ ~

---Lets---


LUKISAN DI TELAPAK TANGAN TENTANG HARI ESOK

Lihatlah
Goresaan tinta pada hari lalu
Kini telah menjadi senja berlalu
Kau bawa kemana coretan kisahku selama masa itu?
Aku tak memintanya kembali pada harapan
Aku hanya berharap butiran  dan tetesan tinta ini
Menjadikan rangkaian dunia senja pada hari nanti

Lihatlah
Lukisan pada telapak tanganku ini
Berisi banyak goresan masa lalu
Coretan masa kini
Dan harapan di masa depan

Jika seandainya
Hari esok nafasku tak berkumandang lagi
Mata ini tak mampu lagi melihat sastra dunia baru
Tangan ini tak lagi menggoreskan cerita kembali
Jangan berhenti berharap
Karna lukisan lukisan atas goresan tangan tangan kecilmu
Adalah harta sastra yang penyanjung dunia


GORESAN PENA

Jika senja yang telah kau beri tanda sudah tiada
Berikan aku segaris coretan pena
Setidaknya aku pernah ada diantara penundaan yang lama

Lihat
Aku punya sebuah cerita
Yang berisi jutaan cinta
Dan aku punya sebuah cinta
Yang berisi ribuan cerita

Aku tak menuntut adanya persamaan
Jika perbedaan bukanlah persamaan yang ditunda
Maka aku juga bukan rasa yang pernah ada
Jangan beri aku lilin kecin berapi senja
Gumpalan gejolak panasnya api pun akan kudapat pada nantiny

Bukankah aku juga bukan manusia sebaik baiknya manusia?



------
Percaya aja dehhh :-D

"Percayalah, mencintai dulu Penciptanya akan lebih indah daripada mencintai CiptaanNya"
~Punya Cinta? Pasti punya cerita dong? Loe tau nggak kenapa Tuhan selalu ciptain Pertemuan dan Perpisahan dalam sebuah hubungan? Gue punya satu keyakinan ternyata Tuhan nggak ingin Hambanya lebih mencintai Ciptaannya daripada Penciptanya. Jadi jangan terlalu percaya apa yang Loe miliki saat ini akan menjadi milik Loe seutuhnya~

"Percayalah, jaraknya tak sejauh mimpi"
~Gue percaya kalo Loe adalah jodoh jauh gue yang belum saling mengenal. Tapi gue selalu optimis, Memiliki jodoh yang sempurna ternyata adalah ketika Gue sama Loe ditemukan dan disatukan dengan alami dibawah kehendak-Nya. Dan Loe harus yakin, Jodoh Loe nggak sejauh mimpi dan angan angan Loe~

"Percayalah, tak ada yang lebih merdu selain degup jantungmu!"
~Kadang Loe yang lagi jatuh cinta, nggak bisa mendengar suara indah yang lain selain detak jantung Loe yang penuh asmara.Nggak perlu senyum senyum sendiri  juga kan buat bisa ngrasain cinta?karna Gue percaya cinta Loe yang sesungguhnya bakal datang dari Doa Loe bukan dari kalimat *dari mata turun ke hati* Sebelum Loe percaya akan cinta, Percayai dulu Tuhan Loe akan memberikannya dengan sempurna pada waktuNya !~

"Percayalah, sepanjang mimpi itulah duniamu"
~Jangan nyerah yaa punya impian yang besar, memang kadang ada saatnya impian itu akan tetap menjadi impian yang tak terwujud. Tapi setidaknya Loe pernah berjuang akan impian kecil yang sederhana untuk menjadi impian yang besar.Karna impian pasti akan selalu ada dibenat Loe, meskipun Loe malas buat ngewujudinnya. Dunia Loe nggak gaul kalo ngga ada Mimpi~

"Percayalah, ini hanya deru waktu"
~Kita ngga punya banyak waktu didunia, Kita cuma banyak cara yang bisa kita lakuin selama ada di dunia. Waktu? Yaa, berharganya keberadaan Loe disetiap detiknya, jangan salahkan dunia kalo suatu saat nanti Loe bakal menyesali segala galanya. Percayalah, deru waktu bakal nuntut Loe dikemudian hari .~


-Salam dari Wanita Pecandu Sastra-
~Maya Rismayanti~

---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar